.

.

Pages

LEMANG MAKANAN KHAS KERINCI SAAT ACARA KENDURI ADAT KERINCI (KENDURI SKO)

     Kenduri Sko merupakan tradisi masyarakat Kerinci yang diadakan sepuluh tahun sekali. Kenduri Sko juga merupakan kenduri untuk kaum laki-laki yang menyandang gelar adat, disamping itu disalah satu rumah saudara perempuannya diadakan penurunan pusaka, peninggalan leluhurnya, yaitu pembersihan pusaka yang dimiliki di suatu keluarga. 
       Acara ini sangat meriah, semua pemangku adat menggunakan pakaian kebesarannya yaitu baju hitam teluk belango, tutup kepala, kain songket sebagai selempang di pinggangnya dan keris yang merupakan lambang penguasa masyarakat Kerinci. Selain itu anak batino atau saudara perempuannya ikut mendampinya dengan menggunakan baju adat yaitu baju kurung bludru, kain songket sebagai bawahannya, selendang songket sebagai selempang dan kuluk
sebagai tutup kepalanya.
    Tak kalah meriahnya acara ini, terdapat sesuatu yang unik yaitu, makanan yang wajib disajikan pada acara kenduri Sko.
Lemang... ya inilah makanan yang merupakan makanan dari beras ketan yang dimasak dalam seruas bambu, setelah sebelumnya digulung dengan selembar daun pisang. Gulungan daun bambu berisi beras ketan dicampur santan kelapa ini kemudian dimasukkan ke dalam seruas bambu lalu dibakar sampai matang. Lemang lebih nikmat disantap hangat-hangat. Lemang disajikan pada saat kenduri Sko dan saat tamu-tamu datang mengunjungi acara kenduri Sko.  


       Selain wajib disajikan pada saat Kenduri Sko, Lemang juga memiliki makna bagi masyarakat Kerinci yaitu:
1. Seruas bambu lemang berarti bulat air dek pembuluh, bulat kato dek mufakat. Semua pelaksanaan telah   satu runding atau satu tujuan.
2. Beras ketan untuk lemang berarti, erat dan kekuatan tali persaudaraan dalam persatuan bermasyarakat.
3. Air santan putih, pengertiannya, Putih kapas boleh dilihat putih hati berkeadaan. Semua yang dikorbankan untuk kegiatan acara kenduri sko merupakan keikhlasan hati atau ketulusan hati, tanpa ada rasa rugi sedikitpun.