.

.

Pages

PAKAIAN ADAT MASYARAKAT KERINCI JAMBI

PAKAIAN WANITA

Pakaian Adat daerah Kerinci bagi kaum perempuan yaitu :
  1. Kuluk. Kuluk terbuat dari kain merah dua buah yang diisi kapas dan disusun bertingkat. Masing-masing tingkat terdapat 25 cincin, sehingga semuannya menjadi 50 cincin. Bagian kanannya terdapat 27 buah kunci, agian depan dan belakang dihubungkan oleh kuluk hitam dengan motif geometris, yang salah satu ujungnya di berikan umbai panjang, dan ujung yang lainnya umbai pendek.
  2. Baju Kurung . Baju kurung panjang hingga batas lutut, lengan panjang, warna merah bersulam emas, ujung lengan dan bagian bawah bermotif pilin ganda tanpa krah.
  3. Tahhat (That). That atau kain sebagai bawahannya termbuat dari kain songket berwarna merah, motif geometris dan lupis bergelombang. Pada zaman dahulu terbuat dari kain tenun Kerinci, namun sekarang sudah jarang yang menggunakannya.
  4. Selempang. Selempang juga terbuat dari kain songket.
  5. Kalung, gelang dan anting terbuat dari kuningan.
  6. Hiasan Kepala terdapat umbai tembaga, bunga raut berjumlah 3 buah dan turai terbuat dari bahan pabung berukuran lebih kurang 40 cm.


PAKAIAN LAKI-LAKI


      Pakaian adat ini biasanya digunakan oleh pemangku adat, dan cara penggunaannyapun berbeda-beda. Selain itu pakaian ini juga digunakan oleh pengantin laki-laki masyarakat Kerinci.
  1. Baju dan celana. Baju yang digunakan baju teluk belango berwarna hitam yang dihiasi dengan sulaman benang emas di  dadanya.
  2. Selempan. Selempang berupa sarung yang di pasangkan di pinggang.
  3. Keris digunakan sebagai properti, yaitu sebagai lambang kesatrian.

     Adapun makna warna hitam dan kuning yang digunakan pada pakaian adat laki-laki masyarakat Kerinci adalah:
1. Hitam melambangkan rakyat banyak yang juga berarti kekuatan. Pemangku adat memiliki kekuatan karena rakyatnya.
2. Kuning, melambangkan kekuasaan yang berarti juga undang dan lembago.


0 komentar:

Post a Comment