.

.

Pages

Kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat

    Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) ditetapkan berdasarkan surat menteri Kehutanan dan Perkebunan No. 901/kpts-II/1999,  pada tanggal 14 oktober 1999 dengan luas 1.375.349,867 Ha. Kemudian, terjadi penambahan luas kawasan melalui SK
Menhut No.420/ Menhut-II/ 2004 tanggal 19 oktober 2004, tentang perubahan fungsi, sebagai hutan produksi tetap pada kelompok hutan sipurak hook yang terletak di kabupaten Merangin Jambi seluas ±14.160 Ha, menjadi kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat. Sehingga, luas keseluruhan Taman Nasional Kerinci Seblat saat ini menjadi, ±1.389.509.867 ha. Berdasarkan luas tersebut, Taman Nasional Kerinci Seblat merupakan Taman Nasional terestrial terluas kedua di Indonesia, yang terletak di 4 (Empat) Propinsi dan 15 (Lima Belas) kabupaten/kota, memiliki 3 (Tiga) bidang pengelolaan taman nasional (BPTN), yaitu : Bidang Pengelola Taman Nasional I Jambi,  Bidang Pengelola Taman Nasional II Sumatra Barat, Bidang Pengelola Taman Nasional III Bengkulu-Sumatra Selatan, Setiap Bidang memiliki 2 (dua) Seksi Pengelola Taman Nasional (SPTN) stiap kabupaten/kota.  
      Berdasarkan Undang-Undang No. 5 tahun 1990, taman nasional bersama dengan taman hutan raya dan taman wisata alam ditetapkan sebagai Kawasan Pelestarian Alam yang mempunyai fungsi sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman satwa dan tumbuhan serta ekosistemnya dan pemanfaatan secara lestari satwa dan tumbuhan serta ekosistemnya. Untuk itu, taman nasional mempunyai peranan sebagai wahana pendidikan, ilmu pengetahuan/teknologi, penelitian, budaya, menunjang budidaya, rekreasi dan pariwisata alam.

Sumber:
Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat. 
Jl. Basuki Rahmad No. 11 Sungai Penuh Kerinci Jambi