.

.

Pages

Penobatan Gelar Adat Masyarakat Kerinci di Desa Kubang

Pada Minggu, 18 Januari lalu, di Desa Kubang Kecamatan Depati Tujuh mengadakan penobatan Gelar adat atau biasa di sebut masyarakat Kubang
pemakaian sko. Sko ini di berikan kepada pihak laki-laki yang gelarnya dari garis keturunan ibu.
Acara yang sangat meriah, yang diadakan di Gedung Pemuda Desa Kubang dan dihadiri oleh tokoh adat, alim ulama, cerdik pandai, pemuda dan seluruh masyarakat Kubang.
Adapun acara inti dari kegiatan ini yaitu parno adat sebelum dinobatkan tokoh masyarakat yang akan diberi gelar sko oleh anak batinonya. Selanjutnya pemasangan topi kebesaran sebagai lambang bahwa anak batino menyerahkan gelar sko untuk anak jantannya. Nantinya, anak jantan yang telah diberi gelar adat dapat bertugas untuk membimbing, membantu dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi anak batinonya. 

Seperti pepatah adat mengatakan:
“Sko Ninik mamak ialah menyusun, menyelesaikan yang kusut dan menjernihkan yang keruh. Jauh diulang dekat dikunjungi. Berkata dulu sepatah, berjalan dulu selangkah. Mengetahui larik yang berderet, lumbung yang berjejer, sawah yang berjenjang, kebunyang berbidang, menyusun lantai, memaku lantak. Menentukan batas dengan padang, pendek dengan panjang, dahan dengan ranting, gilir dengan ganti. Melihat orang masuk dan orang keluar, tamu datang melintang datang membujur, datang malam datang siang, air yang beriak daun yang bergoyang. Itulah hak dan kewajiban ninik mamak”.

0 komentar:

Post a Comment