.

.

Pages

Kenangan Saat Proses Pembuatan Film Dokumenter Pendidikan

Pengambilan Gambar saat Wawancara dengan Alma
(Siswa Berprestasi)
  Inilah kenangan saat pembuatan Film Dokumenter, yang kami produksi bersama TIM yang terdiri dari guru-guru yang ada di Sungai Penuh. Saya Retci Angralia, M.Pd dan Montesna, S. Kom kami adalah Guru SMA Negeri I Sungai Penuh. Kami
juga bekerjasama dengan guru-guru lainnya yaitu eyi (Guru SMA 5 Sungai Penuh), Budi (Guru SMP 12 Sungai Penuh), Maria Ulfa (Guru SMA 5 Sungai Penuh) guru yang ada di Kota Sungai Penuh mereka adalah teman-teman saat pelatihan film dokumenter pendidikan yang di adakan oleh Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh.
Film ini kami buat dengan peralatan yang sangat sederhana yang sangat terbatas, dengan kamera DLSR yang kami miliki. Mungkin ini jauh dari peralatan yang biasa di gunakan.

    Alhamdulillah kami dapat menghasilkan dua buah film dokumenter dengan tema Potret Pendidikan Jambi yaitu :
1. Film Mutiara di Ujung Jambi 
2. Film kembalikan Rumah Larik Ku

Karya ini diangkat dari sebuah kejadian nyata. 
1) Film Mutiara Di Ujung Jambi adalah sebuah film dokumenter yang menceritakan tentang potret pendidikan di salah satu Kota Kecil di Provinsi Jambi yaitu Kota Sungai Penuh. Disinilah kami memulai perjalanan memotret siswa-siswa yang berprestasi di ujung Provinsi Jambi. Belum banyak yang mengetahui bahwa disini banyak siswa yang berprestasi. Prestasi yang mereka miliki yaitu ditingkat kota, provinsi bahkan Nasional. Namun mereka selalu memiliki harapan yang besar agar mereka selalu dapat mengukir prestasi baik di tingkat daerah maupun Nasional, yang tentunya mereka dapat memajukan dunia pendidikan di Sungai Penuh. Berbagai usaha yang dilakukan oleh dinas pendidikan setempat untuk meningkatkan pendidikan di kota ini, dengan melakukan berbagai kegiatan, agar kota kecil ini akan selalu menghasilkan  mutiara-mutia lainnya di dunia pendidikan.  Mutiara inilah nantinya akan menjadi mutiara bagi orangtua, guru, teman-teman dan provinsi Jambi khususnya Kota Sungai Penuh.
Alhamdulillah film ini menjadi juara I di Gebyar TIK Jambi 2015, untuk kategori Film Dokumenter Guru.

2) Film Kembalikan Rumah Larik Ku
Sebuah film yang mengangkat sebuah kejadian  nyata atas kejadian kebakaran yang ada di Lempur Tengah Kabupaten Kerinci pada Sabtu Tanggal 8 Agustus 2015 lalu. Disini, banyak rumah yang habis terbakar, begitupun siswa-siswa yang ada di daerah ini kehilangan rumah. Semua peralatan sekolahnya habis terbakar.  Mereka juga menjadi trauma atas kejadian ini. Harapan terbesar mereka agar rumahnya dapat di bangun kembali, agar mereka dapat hidup seperti biasanya. Tapi dibalik kejadian itu, mereka tetap semangat untuk belajar dan  meraih cita-citanya.



Proses Editing

Di Lapangan

Dilapangan

Wawancara dengan Salah Satu Guru



Pengambilan Gambar Kegiatan Siswa Berprestasi


Perjalanan Menuju Desa Lempur Tengah

Di salah satu rumah warga desa Lempur Tengah yang masih tersisa


Bersama Siswa SD Di Lempur Tengah

Bersama Siswa SD Di Lempur Tengah

Di Lokasi Kebakaran Desa Lempur Tengah
Wawancara bersama Tamara Siswa di SMP Negeri 3 Kerinci

Wawancara bersama Pito Siswa di SMP Negeri 3 Kerinci

Wawancara bersama Guru di SMP Negeri 3 Kerinci


   Ucapan terimakasih tak terhingga kepada Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, terutama Pak Boy dan teman-teman, luar biasa suportnya dan memfasilitasi kami agar dapat berkarya. Kepala Sekolah SMA Negeri I Sungai Penuh yang telah memberi kami waktu, di sela-sela kesibukan mengajar. Ananda Cindy dan Bima bersedia menemani ibu ke Lempur Tengah.  Niko yang telah bersedia mengantar kami dengan Jazz nya hehhe.. ke Lempur Tengah dan seluruh teman-teman guru yang selalu mendukung kami.  Trimakasih juga kepada tutor pelatihan Film Dokumenter dari Pustekom, Pak Iwan, Pak Defri, Pak Harsono, Pak Feriza, luar biasa Ilmunya bisa bermanfaat untuk kami sebagai guru dan anak didik kami tentunya. Semoga ilmu yang di peroleh ini dapat bermanfaat untuk generasi bangsa, akan kami berikan ilmu ini buat anak didik kami, agar mereka juga dapat berkarya. Sehingga mereka menjadi anak yang kreatif dan bermanfaat untuk orang banyak. Aminn...

   Menjadi juara bukan tujuan kami, berkarya dan bermanfaat untuk orang banyak dan mengembangkan potensi diri sebagai guru, itulah yang kami lakukan.
Semoga karya ini bermanfaat, karena karya ini kami buat dengan jerih payah, kami bersama TIM, termasuk ide adalah hasil dari ide kami bersama dalam waktu yang sangat singkat. Tentunya kami tak henti-hentinya belajar, sehingga dapat menghasilkan karya-karya baru. 
     Degan ketulusan hati karya  ini kami sembahkan untuk guru-guru yang ada di Kota Sungai Penuh dan Provinsi Jambi, semoga menjadi inspirasi agar terus berkarya dalam memanfaatkan TIK dalam Pendidikan.

0 komentar:

Post a Comment