.

.

Pages

Gajah Sumatera Terancam Punah

Gajah Sumatera (Foto Wikipedia)
    Gajah Sumatera adalah salah satu subspesies gajah Asia yang telah terancam punah. Populasinya semakin lama semakin menurun.  Gajah Sumatera yang tinggal di kawasan Taman Nasional Kerinci
Seblat  terfragmentasi menjadi tiga kantung habitat yaitu : Wilayah Sipurak- Sijau Batang Ule, Sungai Ipuh-Sungai Teramang, dan Sungai Seblat.  





Adapun ciri-ciri fisik Gajah Sumatera adalah:
1.        Gajah Sumatera berpostur lebih kecil dari pada gajah India.
2.        Beratnya mencapai enam ton, yang merupakan spesies terbesar di Indonesia.
3.        Gajah Jantan memiliki tinggi antara  1,7 m - 2,6 m.
4.     Gading Gajah Sumatera jantan lebih pendek dibandingkan dengan subspesies gajah lainnya.
5.        Gading Gajah Sumatera betina  sangat  pendek yang tersembunyi di balik bibir atas.
6.        Gajah yang dipelihara dengan baik dapat mencapai usia 70 tahun.
7.     Gajah di alam bebas memiliki kondisi yang terancam dengan usia yang dapat lebih singkat.
     Gajah Sumatera biasanya hidup di ekosistem hutan rawa, hutan rawa gambut, hutan dataran rendah dan hutan pegunungan rendah, secara berkelompok.  Beberapa ancaman yang terjadi pada gajah Sumatera ini adalah akibat hilangnya habitat akibat penebangan hutan yang tidak berkelanjutan dan pemburuan serta perdagangan satwa liar. Perkembangan industri kertas dan kelapa sawit serta lahan perkebunan lainnya menjadikan gajah ini kehilangan habitatnya.
     Sebagai masyarakat Indonesia  sudah sepatutnya kita ikut melindungi dan menjaga keberadaaan Gajah Sumatera, yaitu dengan melindungi kawasan hutan yang tersisa. Hal itu dilakukan agar populasi Gajah Sumatera dapat terus berlanjut dalam kawasan hutan yang menyediakan banyak sumber-sumber makanan serta dapat berkembang biak.

Sumber : Buletin Kerinci Seblat oleh Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS).

0 komentar:

Post a Comment